Dinukil dari Imam Shadiq as dari ayah-ayahnya, dari Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib As, beliau bersabda: “Rasulullah SAWW bersabda: Ketika aku dimi’rajkan (dinaikkan) ke langit, Allah jalla jalaluh mewahyukan kepadaku Ia berfirman: Sesungguhnya aku telah memilihmu maka aku jadikan engkau seorang nabi, dan engkau telah memilih Ali maka aku jadi ia seorang washi (yang diwasiatkan menjadi pengganti nabi) sehingga nabi bersabda:…
Kemudian seketika aku didekatkan dengan cahaya yang bersinar dari Ali, Fathimah, Al-Hasan Dan Al-Husain, -serta anak keturunan Al-Husain yaitu- Ali bin Al-Husain, Muhammad bin Ali, Ja’far bin Muhammad, Musa bin Ja’far, Ali bin Musa, Muhammad bin Ali, Ali bin Muhammad, dan Hasan bin Ali, serta Muhammad bin Hasan Al-Qaaim (sebagai penegak kebenaran) di tengah-tengah mereka, ia seakan-akan planet yang bersinar terang, aku katakan: Ya Rabb, wahai Tuhanku, siapakah mereka itu? Allah berfirman: Para Imam dan yang ini adalah Al-Qaaim yang akan menghalalkan semua yang aku halalkan dan mengharamkan semua yang aku haramkan dan melaluinya aku akan membalaskan dendamku terhadap musuh-musuhku, dialah yang akan memberikan kenyamanan pada para waliku, dan dialah yang akan menyembuhkan hati-hati syiahmu dari orang-orang yang zalim, para pembangkang dan orang-orang kafir. [1]
Kejelasan berita ini adalah bahwa imam yang ke duabelas, Muhammad bin Hasan Al-Askari, sebagai penegak kebenaran (Al-Qaaim) yang dijanjikan, yang akan menghalalkan dan mengharamkan apa yang dihalalkan dan diharamkan Tuhan yang pada masa itu ditinggalkan oleh masyarakat, dan Al-Qaaim akan membalaskan dendam kepada musuh-musuh Allah dan sebagai faktor kepuasan bagi para pecintaNya yang semasa hidup, mereka dalam keadaan terhimpit dan terkekang oleh para penguasa waktu itu, dan dengan kemunculan beliau dada-dada akan mereka terasa lapang dan lega, dan hati setiap pengikut syiahnya akan dapat terhibur melalui pembalasan dendam yang akan dilakukannya terhadap orang-orang yang zalim.
[1]. Kamaluddin, jilid 1, hal. 252.
salam perkenalan……… minta artikel ttg Kedatang Imam Mahdi yg diNubuwahkan Agama2 lain dong.Syukron