<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Sahib Al-Zaman</title>
	<atom:link href="http://haidaryusuf.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://haidaryusuf.wordpress.com</link>
	<description>HARAPAN YANG DINANTIKAN</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 May 2008 20:03:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='haidaryusuf.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Sahib Al-Zaman</title>
		<link>http://haidaryusuf.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/osd.xml" title="Sahib Al-Zaman" />
	<atom:link rel='hub' href='http://haidaryusuf.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kumpulan Syarah Sabda-sabda Sahib Al-Zaman af (3)</title>
		<link>http://haidaryusuf.wordpress.com/2008/05/06/kumpulan-syarah-sabda-sabda-sahib-al-zaman-af-3/</link>
		<comments>http://haidaryusuf.wordpress.com/2008/05/06/kumpulan-syarah-sabda-sabda-sahib-al-zaman-af-3/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 May 2008 18:51:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haidaryusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[hadis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haidaryusuf.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Ahlul Bait adalah Tolak Ukur Kebenaran Seluruh kenikmatan Allah swt terhadap Ahlul Bait adalah sifatnya Langsung dan turun tanpa melalui perantara seseorang. Sedangkan kenikmatan-kenikmatan Allah yang diturunkan kepada seluruh masyarakat, tidak mungkin turun tanpa melalui perantara Ahlul Bait alahimussalam. __________________________ Ahlul Bait adalah Tolak Ukur Kebenaran الحق معنا فلن یوحشنا من قعد عنا، ونحن صنائع [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haidaryusuf.wordpress.com&amp;blog=979930&amp;post=40&amp;subd=haidaryusuf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;"><strong>Ahlul Bait adalah Tolak Ukur Kebenaran</strong></span></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Seluruh kenikmatan Allah swt terhadap Ahlul Bait adalah sifatnya Langsung dan turun tanpa melalui perantara seseorang. Sedangkan kenikmatan-kenikmatan Allah yang diturunkan kepada seluruh masyarakat, tidak mungkin turun tanpa melalui perantara Ahlul Bait alahimussalam. </span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">__________________________</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;"><span id="more-40"></span></span></p>
<div></div>
<p><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;"></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Ahlul Bait adalah Tolak Ukur Kebenaran</span></strong></p>
<p style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:justify;" dir="rtl"><span style="font-size:14pt;color:#000000;"><span style="font-family:Times New Roman;">الحق معنا فلن یوحشنا من قعد عنا، ونحن صنائع ربنا، و الخلق بعد صنائعنا</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Kebenaran selalu bersama kami dan berpalingnya sebagian dari kami sama sekali tidak akan membuat kita khawatir; karena kami adalah dibawah didikan Tuhan kami, dan seluruh makhluk adalah dibawah didikan kami.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Syarah:</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Hadis mulia ini dinukil oleh Syekh Thusi rahmatullah alaih dari Abu Amr Amri dai Imam Zaman af dengan silsilah sanad yang diakui kebenarannya. Imam as dalam beberapa faragraf dari hadis ini, beliau mengisyaratkan pada tiga titik penting:</span></p>
<p style="margin-left:39.75pt;text-indent:-21.75pt;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;"><span>1.<span style="font:7pt;">    </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Seluruh kebenaran dan hakikat, ada pada Ahlul Biat as dan selalu bersama mereka. Harus diperhatikan bahwa kalimat </span></span><span style="font-size:14pt;color:#000000;"><span style="font-family:Times New Roman;">((الحق معنا </span></span><span style="font-size:14pt;color:#000000;font-family:Verdana;"><span> </span></span><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">))</span><span style="font-size:14pt;color:#000000;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span style="font-size:14pt;color:#000000;font-family:Verdana;"><span> </span></span><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">berbeda dengan kalimat ((</span><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:14pt;color:#000000;">اهل البیت مع ال</span></span><span style="font-size:14pt;color:#000000;font-family:Verdana;"> </span><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">)) karena pengertian kalimat pertama menyatakan bahwa mereka Ahlul Bait adalah sebuah poros atau tolak ukur yang mendasar untuk menentukan mana yang haq dan mana yang batil, dan untuk mengetahui keduanya juga kita harus merujuk pada sunnah, perbuatan dan tingkah laku mereka; Berbeda dengan pengertian kalimat kedua. Makna ini juga dapat dipahami dari hadis: <a name="_ftnref1" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftn1"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">[1]</span></span></span></span></a></span><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:14pt;color:#000000;">علی مع الحق والحق مع علی</span></span><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;"> .</span></p>
<p style="margin-left:39.75pt;text-indent:-21.75pt;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;"><span>2.<span style="font:7pt;">   </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Seseorang yang menyakini bahwa kebenaran berada di pihaknya, tidak seharusnya ia mengkhawatirkan ketersendiriannya dan ketidak perdulian atau pemalingan sebagian orang, dan memperhatikan sedikit dan banyaknya orang-orang yang condong dan mendukungnya.</span></span></p>
<p style="margin-left:0.25in;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Imam Musa bin Jakfar as bersabda kepada Hisyam: “Hai Hisyam! Jika buah Gerdu ada di tanganmu dan seluruh masyarakat mengatakannya Mutiara, hal itu sedikitpun tidak akan memberimu manfaat; karena engkau tahu bahwa yang ada ditangmu itu adalah<span>  </span>buah Gerdu; begitu pula jika di tanganmu Mutiara, dan seluruh masyarakat mengatakannya buah Gerdu, hal itu sedikitpun tidak akan mendatangkan kerugian bagimu; karena engkau tahu bahwa yang ada di tangnmu itu adalah Mutiara.”<a name="_ftnref2" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftn2"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">[2]</span></span></span></span></a></span></p>
<p style="margin-left:0.25in;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Begitu pula Imam Ali as bersabda: “Janganlah kalian khawatir atau takut di dalam menempuh jalan yang lurus (hidayah) dengan jumlah pemeluknya yang sedikit.<a name="_ftnref3" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftn3"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">[3]</span></span></span></span></a> </span></p>
<p style="margin-left:39.75pt;text-indent:-21.75pt;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;"><span>3.<span style="font:7pt;">        </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Adapun yang dimaksud dari kalimat akhir dari hadis adalah sebagai berikut: Ada dua tafsiran mengenai kalimat tersebut:</span></span></p>
<p style="margin-left:0.25in;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">A) Sebagaimana lazimnya bahwa Ahlul Bait dalam keyakinan dan amalan-amalan agama, tidak membutuhkan masyarakat, dan adapun segala sesuatu yang datang dari Allah swt melalui perantara rasulullah saww<span>   </span>yang<span>  </span>sampai kepada mereka, itu semua telah mencukupi mereka. Sedangkan umat dalam masalah ini, mereka membutuhkan Ahlul Bait. Dan hanya merujuk kepada kitab Allah yaitu Alquran, dan sunnah, tidak mencukupi kebutuhan mereka, tanpa merujuk kepada Ahlul Bait sudah dapat dipastikan mereka akan binasa.</span></p>
<p style="margin-left:0.25in;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">B) Seluruh kenikmatan Allah swt terhadap Ahlul Bait adalah sifatnya Langsung dan turun tanpa melalui perantara seseorang. Sedangkan kenikmatan-kenikmatan Allah yang diturunkan kepada seluruh masyarakat, tidak mungkin turun tanpa melalui perantara Ahlul Bait alahimussalam. []</span></p>
<p style="margin-left:0.25in;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Syarah 40 hadis dari Imam Mahdi, Ali Asghar Ridwani. (Sahib Alzaman) </span></p>
<div>
<hr size="1" />
<div id="ftn1">
<p class="MsoFootnoteText" style="margin:0;"><a name="_ftn1" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref1"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;">[1]</span></span></span></span></a><span style="font-family:Times New Roman;"> Al-ihtijaj, Jilid 1 Hal. 97 </span></p>
</div>
<div id="ftn2">
<p class="MsoFootnoteText" style="margin:0;"><a name="_ftn2" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref2"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;">[2]</span></span></span></span></a><span style="font-family:Times New Roman;"> Tuhaful Uqul, Hal. 386</span></p>
</div>
<div id="ftn3">
<p class="MsoFootnoteText" style="margin:0;"><a name="_ftn3" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref3"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;">[3]</span></span></span></span></a><span style="font-family:Times New Roman;"> Nahjul Balagha, Hikmat 201</span></p>
</div>
</div>
<p> </p>
<p> </p>
<p></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/haidaryusuf.wordpress.com/40/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/haidaryusuf.wordpress.com/40/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haidaryusuf.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haidaryusuf.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haidaryusuf.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haidaryusuf.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/haidaryusuf.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/haidaryusuf.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/haidaryusuf.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/haidaryusuf.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haidaryusuf.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haidaryusuf.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haidaryusuf.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haidaryusuf.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haidaryusuf.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haidaryusuf.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haidaryusuf.wordpress.com&amp;blog=979930&amp;post=40&amp;subd=haidaryusuf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haidaryusuf.wordpress.com/2008/05/06/kumpulan-syarah-sabda-sabda-sahib-al-zaman-af-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40dfc9a7fbff25491b6facdf255cbd3a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haidar or hendar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tanya Jawab</title>
		<link>http://haidaryusuf.wordpress.com/2008/05/05/tanya-jawab/</link>
		<comments>http://haidaryusuf.wordpress.com/2008/05/05/tanya-jawab/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 May 2008 18:17:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haidaryusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya Jawab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haidaryusuf.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Disini ada beberapa pertanyaan yang pernah disampaikan kepada Alamah Thabatabai Quddisa sirruh, tentang Imam Zaman af. pertanyaan pertama: Bagaimana caranya kita sampai dan dapat bertemu dengan Imam Zaman af ? Jawab: Bukankah Imam Zaman af pernah bersabda : jadilah kalian orang baik, maka aku akan datang menemui kalian. Tanya Jawab; Pertanyaan kedua:  Dalam beberapa hadis disebutkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haidaryusuf.wordpress.com&amp;blog=979930&amp;post=39&amp;subd=haidaryusuf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:7.5pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Disini ada beberapa pertanyaan yang pernah disampaikan kepada Alamah Thabatabai <em><span style="font-family:Verdana;">Quddisa sirruh, </span></em>tentang Imam Zaman af.</span></p>
<p><strong><span style="font-size:7.5pt;color:#000000;font-family:Verdana;">pertanyaan pertama: </span></strong><span style="font-size:7.5pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Bagaimana caranya kita sampai dan dapat bertemu dengan Imam Zaman af ?</span></p>
<p><strong><span style="font-size:7.5pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Jawab:</span></strong><span style="font-size:7.5pt;color:#000000;font-family:Verdana;"> Bukankah Imam Zaman af pernah bersabda : jadilah kalian orang baik, maka aku akan datang menemui kalian.</span></p>
<p><span style="font-size:7.5pt;color:#000000;font-family:Verdana;"><span id="more-39"></span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:7.5pt;color:#000000;font-family:Verdana;"><span style="font-size:7.5pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Tanya Jawab;</span></span></strong></p>
<p><strong><span style="font-size:7.5pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Pertanyaan kedua:</span></strong><span style="font-size:7.5pt;color:#000000;font-family:Verdana;">  Dalam beberapa hadis disebutkan bahwa:   </span></p>
<p style="text-align:right;" align="right"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:14pt;color:#000000;">لا</span><span style="font-size:14pt;color:#000000;"> <span dir="rtl">یظهر الا بظهور الفساد</span></span></span></p>
<p><span style="font-size:7.5pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Dia tidak muncul (tampak), kecuali dengan munculnya kerusakan, dalam hadis lainnya disebutkan: </span></p>
<p style="text-align:right;" align="right"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:14pt;color:#000000;">یملأ</span><span style="font-size:14pt;color:#000000;"> <span dir="rtl">الأرض قسطا و عدلا بعد ما ملئت ظلما و جورا</span></span><span style="font-size:14pt;color:#000000;"><span>  </span></span></span></p>
<p><span style="font-size:7.5pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Dia  akan memenuhi bumi ini dengan keserasian dan keadilan  sebagaimana bumi ini dipenuhi dengan kezaliman dan penganiayaan.  Pertanyaannya adalah apakah dengan adanya hadis dan riwayat semacam ini kita tidak dapat menyimpulkan bahwa kita tidak boleh menghalangi atau melawan kebatilan dan kerusakan yang terjadi di muka bumi ini, sehingga dapat dijadikan sebagai lahan untuk mempercepat kemunculan Imam Mahdi?</span></p>
<p><strong><span style="font-size:7.5pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Jawab: </span></strong><span style="font-size:7.5pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Kelaziman dari pertanyaan tersebut adalah menghalalkan sesuatu yang haram dan diperbolehkan untuk meninggalkan seluruh kewajiban. Dan sudah dapat dipastikan bahwa hal semacam itu tidak diinginkan oleh Imam Zaman af. </span></p>
<p><strong><span style="font-size:7.5pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Pertanyaan ketiga</span></strong><span style="font-size:7.5pt;color:#000000;font-family:Verdana;">: Apakah riwayat yang mengatakan bahwa pada zaman pemerintahan Imam Mahdi af semua orang akan masuk Islam (menjadi muslim) itu dapat dibenarkan?</span></p>
<p><span style="font-size:7.5pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Jawab: Allah swt berfirman: </span></p>
<p style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:justify;" dir="rtl"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:14pt;">اذ قال الله یا عیسی اني متوفيك ورافعك اليّ و مطهرك من الذين كفروا وجاعل الذين اتبعوك فوق الذين كفروا الي يوم القيامة</span><span style="font-size:14pt;"> ثم اليّ مرجعكم فأحكم بينكم فيما كنتم فيه تختلفون </span><span style="font-size:14pt;"><span> </span></span></span></p>
<p><span style="font-size:7.5pt;color:#000000;font-family:Verdana;">&#8220;Ingatlah ketika Allah swt berfirman: Hai Isa, sesungguhnya aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepadaku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan diantara kamu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya.&#8221;</span></p>
<p><span style="font-size:7.5pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Tampaknya riwayat diatas yang dijadikan pertanyaan itu, bertentangan dengan ayat quran yang menegaskan bahwa <span> </span></span><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:14pt;" dir="rtl">وجاعل الذين اتبعوك فوق الذين كفروا الي يوم القيامة</span></span><span style="font-size:7.5pt;color:#000000;font-family:Verdana;"> <span> </span></span><span style="font-size:7.5pt;color:#000000;font-family:Verdana;">dan    menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat , karena beberapa kalimat ini memberitakan bahwa <span> </span>orang-orang kafir akan tetap eksis dan ada sampai hari kiamat. Dan dalam sebuah riwayat juga dikatakan bahwa Imam Mahdi af mengambil upeti dari mereka.[]</span></p>
<p><span style="font-size:7.5pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Diambil dari kitab Dar Mahzare Allamah Thabathabai [Sahib Zaman]</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/haidaryusuf.wordpress.com/39/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/haidaryusuf.wordpress.com/39/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haidaryusuf.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haidaryusuf.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haidaryusuf.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haidaryusuf.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/haidaryusuf.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/haidaryusuf.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/haidaryusuf.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/haidaryusuf.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haidaryusuf.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haidaryusuf.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haidaryusuf.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haidaryusuf.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haidaryusuf.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haidaryusuf.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haidaryusuf.wordpress.com&amp;blog=979930&amp;post=39&amp;subd=haidaryusuf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haidaryusuf.wordpress.com/2008/05/05/tanya-jawab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40dfc9a7fbff25491b6facdf255cbd3a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haidar or hendar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sekilas Tentang Masjid Suci Jamkaran</title>
		<link>http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/10/29/sekilas-tentang-masjid-suci-jamkaran/</link>
		<comments>http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/10/29/sekilas-tentang-masjid-suci-jamkaran/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Oct 2007 04:57:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haidaryusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[hadis]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/10/29/sekilas-tentang-masjid-suci-jamkaran/</guid>
		<description><![CDATA[Syekh Hasan bin Mitslih Jamkarani mengatakan:”Di malam selasa tanggal 17 bulan Ramadhan tahun 373 hijriyah, saat aku tidur di rumah, tiba-tiba aku dibangunkan oleh sekelompok orang yang berbondong-bondong datang menuju rumahku, seraya berteriak-teriak: bangkit dan sambutlah kedatangan Imam dan pemimpinmu beliau menanti dan menunggu kehadiranmu”mereka membawaku menuju tempat yang sekarang menjadi masjid Jamkaran, saat aku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haidaryusuf.wordpress.com&amp;blog=979930&amp;post=38&amp;subd=haidaryusuf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman';">Syekh Hasan bin Mitslih Jamkarani mengatakan:”Di malam selasa tanggal 17 bulan Ramadhan tahun 373 hijriyah, saat aku tidur di rumah, tiba-tiba aku dibangunkan oleh sekelompok orang yang berbondong-bondong datang menuju rumahku, seraya berteriak-teriak: bangkit dan sambutlah kedatangan Imam dan pemimpinmu beliau menanti dan menunggu kehadiranmu”mereka membawaku menuju tempat yang sekarang menjadi masjid Jamkaran, saat aku tiba di sana aku melihat sebuah tempat duduk dengan permadani yang terhampar luas, di atasnya seorang pemuda berumur sekitar 30 tahunan</span></p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman';"> ___________________________<span id="more-38"></span></span></p>
<h1><font size="5" color="#008000" face="Arial">Sekilas Tentang Masjid Suci Jamkaran</font></h1>
<p><font face="Tahoma">Katakan kepada masyarakat untuk mencintai dan nmemuliakan tempat suci ini (Masjid Jamkaran).</font><a name="_ftnref1"></a><a href="http://www.imamalmahdi.com/html/ind/html/tempat/masjid_jamkaran.htm#_ftn1#_ftn1"><font face="Tahoma"><span> </span><span><sup><span style="color:green;">[1]</span></sup></span><span></span></font></a><span></span></p>
<p><font face="Tahoma">Masjid Jamkaran terletak tak jauh dari kota suci Qom, hari demi hari tempat yang satu ini  selalu menyambut para penziarahnya yang datang tidak hanya dari seluruh penjuru Negeri Mullah Iran bahkan dari berbagai pelosok dunia. Masjid ini mendapat perhatian yang istimewa dari Imam Zaman as. Beliau sendiri mengharap para syiahnya untuk memuliakannya, karena tanah ini adalah tanah yang mulia yang dipilih oleh Allah SWT.</font></p>
<p><font face="Tahoma">Oleh karena itu tidak berlebihan jika para penziarah menikmati dan merasakan berkah tempat ini melebihi tempat-tempat yang lain, dan hendaknya para penziarah tidak kehilangan rasa khusu’nya akibat masalah-masalah sepele dan sampingan. Dan yang lebih penting mereka harus sadar dan merasa kalau sedang berada di hadapan dan pantauan Imam Zaman as, begitu juga seyogyanya mereka menjauhi perbuatan-perbuatan  yang dapat menyakiti hati lembut beliau as. </font></p>
<p><font face="Tahoma">Perlu disebutkan di sini bahwa para ulama dan pecinta beliau telah mereguk anugerah dan berkah yang tidak sedikit dari masjid suci ini. Oleh karena itu pergunakanlah detik demi detik yang penuh berharga di tempat ini dengan munajat dan doa, dan jangan sampai lupa untuk memperbanyak doa kemunculan beliau. Karena tanpa diragukan lagi segala problematika akan segera lenyap jika beliau as berkenan muncul di atas dunia.</font></p>
<p><font color="#336633" face="Arial"><strong>Asal Muasal Pembangunan Masjid Suci Jamkaran</strong> </font></p>
<p><font face="Tahoma">Syekh Hasan bin Mitslih Jamkarani mengatakan:”Di malam selasa tanggal 17 bulan Ramadhan tahun 373 hijriyah, saat aku tidur di rumah, tiba-tiba aku dibangunkan oleh sekelompok orang yang berbondong-bondong datang menuju rumahku, seraya berteriak-teriak: bangkit dan sambutlah kedatangan Imam dan pemimpinmu beliau menanti dan menunggu kehadiranmu”mereka membawaku menuju tempat yang sekarang menjadi masjid Jamkaran, saat aku tiba di sana aku melihat sebuah tempat duduk dengan permadani yang terhampar luas, di atasnya seorang pemuda berumur sekitar 30 tahunan dengan ditemani seorang tua yang dia adalah Hidhir as sedang duduk dan menunggu kedatanganku, Hidhir as memerintahkanku untuk duduk. Saat aku duduk Imam Mahdi as memanggil namaku dan bersabda: pergi dan katakan pada Hasan Muslim (ia seorang petani yang bercocok tanamdi tempat tersebut) untuk tidak lagi bercocok tanam di sini, karena Alah SWT telah memilih tempat ini dari tempat-tempat yang lain. Aku memberanikan diri untuk bertanya: wahai Imam perlukah aku membawa bukti dan tanda, karena aku takut masyarakat tidak akan mempercanyai ucapanku. Imam menjawab: kerjakanlah apa yang telah aku perintahkan tadi, nanti aku sendiri yang akan memberikan tanda bukti tersebut, dan lagi katakan pula kepada Sayyid Abul-Hasan (salah satu ulama kota qom saat itu) untuk memanggil Hasan Muslim dan mengambil keuntungan beberapa tahun cocok tanamnya yang diperolehnya dari tanah ini, dan katakan padanya untuk membangun sebuah masjid dengan keuntungan tersebut. Saat aku ingin melangkahkan kaki, terdengar beliau as memanggilku kembali seraya bersabda:”beli dan bawalah seekor kambing di daerah kasyani lalu semebelihlah dan sedekahkan dagingnya kepada orang-orang sakit, dan insya Allah setiap orang sakit yang memakan daging tersebut akan disembuhkan oleh Allah SWT.</font></p>
<p><font face="Tahoma">Hasan bin Mitslih Jamkarani berkata:”aku kembali ke rumah, sepanjang malam aku tidak dapat tidur, sampai azan subuh menjelang, aku pergi menemui Ali al-Mundir dan kuceritakan peristiwa yang menimpaku tadi malam padanya, ku bawa dia menuju tempat kejadian yang ternyata di sana terdapat rantai di area yang harus dibangun sebuah masjid.</font></p>
<p><font face="Tahoma">Kemudian aku pergi ke kota Qom  untuk menemui Sayyid Abu-Hasan, ketika aku hampir mengetuk rumahnya, pelayannya muncul dan bertanya padaku: apakah tuan berasal dari Jamkaran? Aku mengiyakan pertanyaanya tersebut, diapun menimpali jawabannku: oh ya tuan, sayyid sudah dari tadi subuh menanti kedatngan tuan. Tanpa pikir panjang aku memasuki rumah sayyid, di sana aku dihormati olehnya dengan penghormatan yang luar biasa, dia berkata; wahai Hasan bin Mitslih dalam tidurku aku mendengar suara seseorang yang berkata: ada seseorang dari Jamkaran akan datang menemuimu, percayailah apa yang dia katakan, ucapannya adalah ucapanku juga dan jangan sekali-sekali engkau menolak ucapannya. Semenjak aku terjaga sampai sekarang tidak merasa ngantuk lagi dan selalu ku nanti kedatanganmu. Saat itu aku melihat waktu yang amat tepat untuk memberitahukan peristiwa tadi malam yang aku alami. Sepeontan setelah mendengar ceritaku, sayyid memerintahkan untuk mengantarkanku ke peternakan Ja’far kasyani, saat aku tiba di sana ada sebuah kambing yang berlari menuju ke arahku, Ja’far mengatakan kalau kambing tersebut bukan miliknya dan belum pernah dilihatnya sebelumnya, al-hasil ku bawa kambing tersebut ke area masjid lalu ku sembelih di sana kemudian aku laksanakan perintah Imam untuk membagikan dagingnya kepada para orang yang sakit yang dengan inayah Allah SWT akhirnya mereka semua sembuh dari penyakit yang mereka derita.</font></p>
<p><font face="Tahoma">Abul-hasan mendatangkan Hasan Muslim dan meminta keuntungan pertaniannya selama ini untuk dana pembangunan. Kemudian rantai dan paku-paku yang berserakan di sana dibawanya ke Qom, dan berkah Allah SWT setiap orang sakit yang diolesi rantai tersebut sembuh dari sakitnya. Sayang seiring dengan kematian sayyid Abul-Hasan rantai tersebut juga lenyap dan tidak ada satu orangpun yang melihatnya lagi.</font></p>
<p><font face="Tahoma">Dirangkum dari buku Najmu Tsaqib halaman 383-388</font></p>
<p><font color="#336633" face="Arial"><strong>Shalat Imam Zaman as</strong></font></p>
<p><font face="Tahoma">Katakan kepada masyarakat untuk mencintai dan nmemuliakan tempat suci ini &#8211; Masjid Jamkaran-, dan kerjakannlah shalat  4 rakaat di sana.</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><strong><font face="Times New Roman">Dua Rakaat Pertama </font></strong></p>
<p><font face="Tahoma">Dengan niat shalat tahiyatul masjid di masing-masing rakaat setelah selesai membaca surat Fatihah bacalah surat Ikhlas sebanyak 7 kali, dan di setiap ruku’ dan sujud bacalah tasbih sebanyak 7 kali.</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><strong><font face="Times New Roman">Dua Rakaat Kedua </font></strong></p>
<p><font face="Tahoma">Dengan niat shalat untuk Imam Zaman as, di saat membaca surat al-Fatihah dan ketika sampai pada ayat <span dir="rtl">اياك نعبد و اياك نستعين</span><span dir="ltr"></span><span dir="ltr"></span> hendaknya ayat ini diulang sebanyak 100 kali, lalu melanjutkan sisa ayat surat Fatihah, kemudian membaca surat Ikhlas sekali, lalu dalam ruku’ membaca <span dir="rtl">سبحان ربى العظيم و بحمده</span><span dir="ltr"></span><span dir="ltr"></span> sebanyak 7 kali, kemudian sujud dengan membaca <span dir="rtl">سبحان ربى الاعلى و بحمده</span><span dir="ltr"></span><span dir="ltr"></span> juga sebanyak 7 kali, dan begitulah rakaat kedua juga kita ulang hal yang sama. Saat shalat selesai hendaknya membaca <span dir="rtl">لا اله الا الله</span><span dir="ltr"></span><span dir="ltr"></span> sekali lalu membaca tasbih Fatimah Zahra’ lalu sujud dan membaca shalawat kepada nabi dan keluarganya sebanyak 100 kali.</font></p>
<p><font face="Tahoma">Kemudan Imam bersabda: barangsiapa menunaikan 2 rakaat tersebut di tempat ini, maka dia seperti melakukannya di dekat ka’bah mukaramah. (Site Imam Mahdi)</font></p>
<p><font face="Tahoma">_______________</font></p>
<p><a href="http://www.imamalmahdi.com/html/ind/html/tempat/masjid_jamkaran.htm#_ftnref1#_ftnref1"><font face="Tahoma"><span>[1]</span><span></span></font></a><span></span><font color="#008000" face="Tahoma"> Dipetik dari sabda Imam Mahdi as kepada Hasan bin Mitslih Jamkarani </font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/haidaryusuf.wordpress.com/38/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/haidaryusuf.wordpress.com/38/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haidaryusuf.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haidaryusuf.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haidaryusuf.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haidaryusuf.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/haidaryusuf.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/haidaryusuf.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/haidaryusuf.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/haidaryusuf.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haidaryusuf.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haidaryusuf.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haidaryusuf.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haidaryusuf.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haidaryusuf.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haidaryusuf.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haidaryusuf.wordpress.com&amp;blog=979930&amp;post=38&amp;subd=haidaryusuf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/10/29/sekilas-tentang-masjid-suci-jamkaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40dfc9a7fbff25491b6facdf255cbd3a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haidar or hendar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tafsiran dari  kalimat Baqiyatullah</title>
		<link>http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/09/17/tafsiran-dari-kalimat-baqiyatullah/</link>
		<comments>http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/09/17/tafsiran-dari-kalimat-baqiyatullah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Sep 2007 12:29:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haidaryusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Do'a]]></category>
		<category><![CDATA[hadis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/09/17/tafsiran-dari-kalimat-baqiyatullah/</guid>
		<description><![CDATA[Ahmad bin Ishak berkata: Saya punya pertanyaan, apakah ada tanda dan alamat yang dapat menenangkan hatiku? Seketika anak kecil itu berucap dengan bahasa arab yang fasih dan bersabda: “Aku adalah baqiyatullah di muka bumi Allah dan akulah yang akan membalaskan dendam musuh-musuhNya, oleh karena itu dengan melihat esensinya janganlah sekali-kali mencari alamat, wahai Ahmad bin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haidaryusuf.wordpress.com&amp;blog=979930&amp;post=37&amp;subd=haidaryusuf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family:Verdana;"></span><span style="font-family:Verdana;"></span><span style="font-family:Verdana;"></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-family:Verdana;">Ahmad bin Ishak berkata: Saya punya pertanyaan, apakah ada tanda dan alamat yang dapat menenangkan hatiku? Seketika anak kecil itu berucap dengan bahasa arab yang fasih dan bersabda: “Aku adalah <em>baqiyatullah </em>di muka bumi Allah dan akulah yang akan membalaskan dendam musuh-musuhNya, oleh karena itu dengan melihat esensinya janganlah sekali-kali mencari alamat, wahai Ahmad bin Ishak!</span></p>
<p><span style="font-family:Verdana;"><span id="more-37"></span></span></p>
<p align="center" style="text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:18pt;font-family:Verdana;">Tafsiran dari <span> </span>kalimat <em>Baqiyatullah</em></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:18pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p><span style="font-size:18pt;font-family:Verdana;"></span>Kata <em>baqiyah </em>diambil dari kata baqa yang memiliki arti pondasi yang kokoh dan tetapnya sesuatu seperti asalnya, dan itu berlawanan dengan kefanaan yang berati musnah dan tidak kokoh. Begitu pula terhadap sesuatu yang tertinggal atau tersisa biasa disebut dengan kata <em>baqiyah</em>, perumpamaannya adalah ketika kita mengatakan: saya berharap dengan sisa umur yang saya miliki ini, dapat berbuat jasa bagi kepentingan umum. Kata <em>baqiyah</em> adalah sebuah kata masdar yang dipergunakan sebagai pengganti dari kata subjek dan objek.<span style="font-family:Verdana;"> </span></p>
<p><span style="font-family:Verdana;"></span><span style="font-family:Verdana;">Kata <em>baqi</em> memiliki dua pengertian:</span><strong><span style="font-family:Verdana;"> </span></strong></p>
<p></span><strong><span style="font-family:Verdana;"></span></strong><strong><span style="font-family:Verdana;">Pengertian pertama</span></strong><span style="font-family:Verdana;"> </span></p>
<p><span style="font-family:Verdana;">dari kata <em>baqi</em> adalah bahwa kata ini merupakan salah satu sifat dari asma atau nama-nam Allah swt, <em>baqi</em> adalah wajibul wujud secara zat yang kekal dan abadi. Yaitu dikarenakan secara azali Dia ada sebelum penciptaan alam secara urut (rutbatan), oleh karena itu secara abadi tiada arti kefanaan bagiNya.</span><strong><span style="font-family:Verdana;"> </span></strong></p>
<p><strong><span style="font-family:Verdana;"></span></strong><strong><span style="font-family:Verdana;">Pengertian kedua</span></strong><span style="font-family:Verdana;"> </span></p>
<p><span style="font-family:Verdana;">kata <em>baqi</em> adalah jika kata ini dinisbatkan pada esensi selain Allah swt,<span>  </span>maka hal ini juga akan memberikan sebuah pengertian bahwa kekokohan dan kekekalan yang dimilikinya juga adalah relatif dan bergantung pada kehendak Ilahi.</span><span style="font-family:Verdana;"> </span><span style="font-family:Verdana;">Maka kata <em>baqi</em> untuk pengertian keduapun memiliki dua bagian:</span><span style="font-family:Verdana;"> </span><span style="font-family:Verdana;">Bagian pertama adalah bahwa esensi wujudnya kekal, namun kekekalan itu bergantung pada Allah swt, yaitu selama Ia menghendakinya maka kekekalan itu akan terus bersamanya. Seperti galaksi yang berada di langit, bumi dan lautan dan adapun bagian yang lainnya adalah jenis dan macamnya kekal seperti manusia dan hewan.</span><span style="font-family:Verdana;">Di alam akherat juga seorang insan yang mukmin mereka kekal dan abadi dan buah-buahan surgawi juga jenis dan macamnya akan kekal dan abadi.<a name="_ftnref1" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftn1" title="_ftnref1"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">[1]</span></span></span></span></a></span><span style="font-family:Verdana;"> </span><span style="font-family:Verdana;">Susunan kalimat <em>baqiyatullah</em><span>  </span>telah pula digunakan dalam alquran dan riwayat ahlul bait. Dalam alquran istilah ini hanya sekali digunakan ketika bercerita tentang nabi Syu’aib, setelah menyampaikan dakwahnya dengan berusaha mencegah kaumnya untuk tidak berendah diri dan berbuat kerusakan, Allah swt berfirman: </span><span style="font-family:Verdana;"><span>    </span></span><span style="font-family:Verdana;"><span>           </span></span></p>
<p><span style="font-family:Verdana;"><span></span><span>  </span><a name="_ftnref2" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftn2" title="_ftnref2"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">[2]</span></span></span></span></a> </span><span dir="rtl"></span><span dir="rtl"><span dir="rtl"></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span></span><font face="Times New Roman"><span style="font-size:14pt;" dir="rtl"><span> </span></span><span style="font-size:14pt;" dir="rtl">بقية الله خير لكم ان كنتم مؤمنين</span><span style="font-size:14pt;font-family:Verdana;"></span></font><span style="font-family:Verdana;">“<em>Apa yang Allah tinggalkan (dalam menutup mata dari kenikmatan dunia yang ilegal) untuk kalian itu lebih baik (dibandingkan dengan apa yang kalian dapatkan dari hasil kerendahan diri dan perbuatan kotor) jika kalian masih memiliki keimanan</em>” </span><span style="font-size:14pt;font-family:Verdana;"></span><span style="font-family:Verdana;">Sebagian ulama dalam menafsirkan ayat ini mengatakan bahwa: “<em>Sesungguhnya Allah telah menetapkan dan mengkokohkan nikmatnya untuk kalian yang mana hal itu lebih baik dari kerendaran diri yang kalian lakukan</em>.” <span> </span><span>  </span><span> </span><span>  </span><span> </span></span><span style="font-family:Verdana;"> </span></p>
<p><span style="font-family:Verdana;"></span><span style="font-family:Verdana;">Adapun dalam hadis-hadis dan do’a-do’a istilah <em>“baqiyatullah” </em>sangat banyak digunakan dan yang dimaksud dari kalimat tersebut adalah khalifah-khalifah Ilahi, para nabi dan para imam, yang mana Allah swt telah menjadikan mereka untuk tinggal dan tetap di muka bumi demi memberikan petunjuk kepada penduduknya, bahkan mereka adalah penyebab bagi kelanggengan bumi itu sendiri.</span><span style="font-family:Verdana;">Juga yang dimaksud dengannya adalah para penerima wasiat atau para imam yang mana mereka adalah peninggalan para nabi bagi umat manusia, sebagaimana yang ada dalam doa ziarah Imam Zaman af:</span><span style="font-family:Verdana;"> </span></p>
<p><span style="font-family:Verdana;"></span><a name="_ftnref3" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftn3" title="_ftnref3"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-family:Verdana;"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">[3]</span></span></span></span></span></a><span style="font-family:Verdana;"> </span><font face="Times New Roman"><span style="font-size:14pt;" dir="rtl">السلام عليك يا بقية الله من اوليائه و حججه</span><span style="font-size:14pt;font-family:Verdana;"></span></font><span dir="rtl"></span><span dir="rtl"><span dir="rtl"></span><span><font face="Times New Roman">  </font></span></span><span dir="ltr"></span><span style="font-family:Verdana;"><span dir="ltr"></span><span> </span><span> </span></span><span style="font-family:Verdana;"></span><span style="font-family:Verdana;">“<em>Salam sejahtera bagimu wahai peninggalan dari para nabi dan para hujjah Allah</em>”</span><span style="font-family:Verdana;"> </span></p>
<p><span style="font-family:Verdana;"></span><span style="font-family:Verdana;">Mungkin penamaan semacam itu adalah dikarenakan para imam diciptakan dari cahaya Allah swt dan mereka adalah cermin yang mempertontonkan sifat-sifat Nya, dan merupakan bayangan Allah yang berada di muka bumi hingga seakan-akan mereka adalah peninggalan Tuhan yang tersisa di sana, hanya saja Dia adalah sebagai Tuhan pencipta dan mereka adalah makhluk yang diciptakan, Dia maha suci dari sifat-sifat dan keadaan yang ada pada makhluknya.<a name="_ftnref4" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftn4" title="_ftnref4"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">[4]</span></span></span></span></a></span><span style="font-family:Verdana;"> </span></p>
<p><span style="font-family:Verdana;"></span><span style="font-family:Verdana;">Berikut ini adalah percontohan dari beberapa kontek hadis, doa dan ziarah yang mempergunakan susunan kalimat <em>baqiyatullah</em>:</span><span style="font-family:Verdana;"> </span></p>
<p><span style="font-family:Verdana;"></span><span style="font-family:Verdana;">1.<span>     </span>Amirul Mukmini Ali as ketika menjawab beberapa pertanyaan yang dilontarkan oleh orang-orang yang memungkiri ayat-ayat Alquran yang salah satu diantaranya adalah ayat:<span>  </span></span><font face="Times New Roman"><span style="font-size:14pt;" dir="rtl">بقية الله خيرلكم</span><span dir="ltr"></span></font><span style="font-family:Verdana;"><span dir="ltr"></span> </span><span style="font-family:Verdana;"><span> </span>beliau bersabda: mereka adalah auliya (wali-wali) Allah swt adalah <em>baqiyatullah</em>, yakni Imam Mahdi yang akan muncul pada hari akhir, maka ketika itu bumi akan dipenuhi dengan keadilan, sebagaimana bumi sekarang ini dipenuhi dengan kezaliman dan ketidakadilan.</span><span style="font-family:Verdana;"> </span></p>
<p><span style="font-family:Verdana;"></span><span style="font-family:Verdana;">2.<span>     </span>Dalam sebuah perjalanan ke negeri Syam (Syiria saat ini), dimana Imam Baqir dan Imam Shadiq as mereka diminta untuk datang kesana, dan ketika dalam perjalanan pulang ke kota Madinah, Hisyam bin Abdul Malik seorang penguasa dari Bani Umayyah memerintahkan untuk menutup seluruh kota dan kesemarakan yang berada dalam perjalanan yang akan dilewati mereka berdua as beserta rombongan dan mencegah penduduk untuk tidak menjual atau mempersilahkan mereka guna mendapatkan makanan dan minuman. Ketika rombongan itu sampai pada sebuah kota bersejarah bernama Madyan, penduduk secara serempak mentaati dan melaksanakan apa yang diperintahkan Hisyam, mereka menutup pintu kota sehingga para sahabat imam kelabakan mencari makanan dan minuman yang sudah berkurang, kemudian para sahabat<span>  </span>mengadukan keadaan tersebut kepada imam Baqir dan Imam Shadiq as.</span><span style="font-family:Verdana;">Akhirnya Imam Bagir as berdiri disebuah bukit yang menghadap ke rumah-rumah para penduduk dan dengan suara yang lantang bersabda: Wahai para penduduk kota yang masyarakatnya terdiri dari orang-orang zalim, saya adalah <em>baqiyatullah</em> yang mana Allah swt berfirman: </span><font face="Times New Roman"><span style="font-size:14pt;" dir="rtl">بقية الله خيرلكم ان كنتم مؤ منين وما انا عليكم بحفيظ </span><span dir="ltr"></span></font><span style="font-size:14pt;font-family:Verdana;"><span dir="ltr"></span><span> </span></span><em><span style="font-family:Verdana;">“Sesungguhnya peninggalan dan kenangan Allah swt untuk kalian adalah lebih baik dan tidak lah kecuali kebaikan semata jika kalian orang-orang yang beriman dan sesungguhnya saya adalah bukan penjaga atas kalian.”</span></em><span style="font-family:Verdana;"> </span><span style="font-family:Verdana;"> </span></p>
<p><span style="font-family:Verdana;">Di kota itu ada orang tua yang usianya sudah sangat lanjut menghadap para penduduk dan berkata: “Wahai kaumku, demi Tuhan aku bersumpah, sesungguhnya ini adalah panggilan yang pernah dilontarkan oleh Nabi Syu’aib, demi Tuhan seandainya kalian tidak membuka pasar ini untuk mereka, niscaya dari atas kepala kalian dan dari bawah kaki kalian akan turun dan keluar siksa dan malapetaka. Untuk kali ini benarkanlah seruanku dan taatilah ucapanku, dan pada masa mendatang jangan dengarkan omonganku, aku hanya menginginkan kebaikan bagi kalian. Spontan seluruh masyarakat langsung beranjak lari dan mulai membuka pasar mereka untuk para rombongan Imam, perkataan orang tua tadi, langsung dilaporkan kepada Hisyam dan orang tua itupun dibawa ke hadapannya , tidak seorangpun tahu akhir nasib dari dari orang tua tersebut.<a name="_ftnref5" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftn5" title="_ftnref5"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">[5]</span></span></span></span></a> </span><span style="font-family:Verdana;"> </span></p>
<p><span style="font-family:Verdana;"></span><span style="font-family:Verdana;">3.<span>     </span>Umar bin Zahir berkata: Seseorang bertanya kepada Imam Shodiq as: Apakah kita dapat memanggil Imam Alqaim (Mahdi) af dengan sebutan Amirul Mukminin? Beliau menjawab: Tidak. Sesungguhnya Allah swt mengkhususkan sebutan tersebut hanya diperuntukkan kepada Amirul Mukminin Ali as, sebelum dan sesudah beliau tiada seorangpun yang menyandang dan meletakkan sebutan tersebut untuk dirinya kecuali ia adalah kafir.</span><span style="font-family:Verdana;"> </span><span style="font-family:Verdana;">Perawi berkata: Dan saya bertanya, kemudian bagaimana jika kita hendak menyampaikan salam padanya, beliau bersabda: Mereka akan<span>  </span>berkata:<span>  </span>Salam sejahtera atasmu wahai <em>baqiyatallah</em>, kemudian beliau membacakan ayat </span><font face="Times New Roman"><span style="font-size:14pt;" dir="rtl">بقية الله خيرلكم ان كنتم مؤ منين </span><span dir="ltr"></span></font><span style="font-size:14pt;font-family:Verdana;"><span dir="ltr"></span>.<a name="_ftnref6" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftn6" title="_ftnref6"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:14pt;font-family:Verdana;">[6]</span></span></span></span></a> </span><span style="font-family:Verdana;"></span><span style="font-family:Verdana;"> </span></p>
<p><span style="font-family:Verdana;"></span><span style="font-family:Verdana;">4.<span>     </span>Ali bin Maitsam meriwayatkan dari ayahnya bahwa ia berkata: Aku mendengar dari ibuku yang ia menukil dari Najmah ibunda Imam Ridha( Ali bin Musa) as bahwa: Ketika aku sedang mengandung anakku Ali, Aku sama sekali tidak merasakan beratnya masa kehamilan, dan ketika hendak beranjak tidur aku mendengar suara tasbih, tahlil dan tahmid pujian-pujian kepada Allah swt dari dalam perutku, sehingga rasa khawatir menyelimutiku, karena hal itu tidak aku rasakan ketika aku terjaga. Sewaktu anakku lahir, aku melihatnya berada di atas tanah, seakan-akan bersyukur kepada Allah swt dengan meletakkan kedua tangannya di atas tanah dan kepalanya menegadah ke langit sedangkan mulutnya bergerak seperti orang yang mengucapkan sesuatu.</span><span style="font-family:Verdana;"> </span><span style="font-family:Verdana;">Ketika itu masuklah ayahnya Musa bin Jakfar as, dan bersabda kepadaku: “Selamat atasmu wahai Najmah, ini adalah karunia Allah swt, dan aku memberikan kepadanya anak tersebut yang terbungkus dengan kain putih, kemudian beliau mengumandangkan azan di telinga sebelah kanan dan iqamah di telinga sebelah kiri, dan meminta air furat, kemudian mengangkatnya dan mengembalikannya padaku, dan bersabda: Ambillah ia sesungguhnya ia adalah <em>baqiyatullah</em> di atas muka bumi ini. <a name="_ftnref7" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftn7" title="_ftnref7"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">[7]</span></span></span></span></a><span>      </span></span><span style="font-family:Verdana;"> </span></p>
<p><span style="font-family:Verdana;"></span><span style="font-family:Verdana;">5.<span>     </span>Dalam doa Nudbah kita sering membaca: </span><span style="font-size:14pt;font-family:Verdana;"> </span><span style="font-size:14pt;" dir="rtl"><font face="Times New Roman">اين بقية الله التي لا تخلو من العترة الهادية</font></span><span style="font-family:Verdana;">Dimanakah</span><span style="font-size:14pt;font-family:Verdana;"> </span><span style="font-family:Verdana;">sisa-sisa peninggalan Allah swt yang tidak keluar dari keluarga nabi yang memberikan petunjuk.</span><span style="font-family:Verdana;"> </span></p>
<p><span style="font-family:Verdana;"></span><span style="font-family:Verdana;">6.<span>     </span>Dalam doa ziarah Jamiah Kabirah kita sering katakan:</span><span style="font-size:14pt;font-family:Verdana;"> </span><span style="font-size:14pt;font-family:Verdana;"> </span><span style="font-size:14pt;" dir="rtl"><font face="Times New Roman">ألسلام علي الائمة الدعاة وبقية الله وخيرته</font><a name="_ftnref8" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftn8" title="_ftnref8"><span class="MsoFootnoteReference"><span dir="ltr"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:14pt;font-family:Verdana;">[8]</span></span></span></span></a></span><span style="font-size:14pt;font-family:Verdana;"></span><span style="font-family:Verdana;">Salam sejahtera kepada para Imam yang mengajak pada kebenaran, Baqiyatallah (sisa-sia peninggalan Allah swt) dan pilihanNya. <span> </span></span><span style="font-family:Verdana;"> </span><span style="font-family:Verdana;">Oleh karena berikut sebuah hadis sebagai penutup dan jalan selamat dalam mengarungi kehidupan:</span><span style="font-family:Verdana;"> </span><span style="font-family:Verdana;">Ahmad bin Ishak berkata: “aku berhasil masuk menemui Imam ke sebelas Abu Muhammad Hasan bin Ali al- Askari as dan aku berencana ingin menanyakan sesuatu tentang penganti setelah beliau, namun kemudian beliau langsung berpaling menghadapku dan bersabda: Wahai Ahmad bin Ishak, sesungguhnya Allah swt semenjak nabi Adam diciptakan hingga hari qiamat nanti, tidak akan pernah membiarkan bumi kosong dari hujjahNya, karena dengan keberadaan hujjahNya, Ia akan menjauhkan malapetaka yang akan menimpa penduduk bumi, dengannya hujan akan turun dan bumi akan mengeluarkan berkahnya. Kemudian aku bertanya: Wahai anak cucu Rasulullah! Siapakah Imam dan Khalifah setelahmu? Beliau dengan segera beranjak bangkit dan masuk ke dalam rumahnya dan kemudian kembali keluar sedangkan di atas pundaknya seorang anak kecil berumur tiga tahun yang raut wajahnya bagaikan bulan purnama di hari keempat belas, ketika itu beliau bersabda: Wahai Ahmad bin Ishak, seandainya engkau disisi Allah dan para hujjahNya tidak memiliki kemuliaan dan kelayakan niscaya aku tidak akan menunjukkan anak ini padamu, ia memiliki nama dan laqab panggilan yang sama dengan Rasululllah saww, ia akan memenuhi bumi ini dengan keadilan sebagaimana bumi dipenuhi dengan kezaliman, wahai Ahmad bin Ishak, perumpaan dia dalam umat ini bagaikan perumpamaan nabi Khidir dan Dzul Qarnain as, demi Allah aku bersumpah ia akan mengalami keghaiban yang mana seorang pun tidak akan selamat dari kehancuran kecuali ia beritikad dan membuktikan dirinya dengan keimamahan dan kepemimpinannya, dan berdo’a demi mempercepat kemunculannya.</span></p>
<p><span style="font-family:Verdana;"></span><span style="font-family:Verdana;">Ahmad bin Ishak berkata: Saya punya pertanyaan, apakah ada tanda dan alamat yang dapat menenangkan hatiku? Seketika anak kecil itu berucap dengan bahasa arab yang fasih dan bersabda: “Aku adalah <em>baqiyatullah </em>di muka bumi Allah dan akulah yang akan membalaskan dendam musuh-musuhNya, oleh karena itu dengan melihat esensinya janganlah sekali-kali mencari alamat, wahai Ahmad bin Ishak!</span><span style="font-family:Verdana;">Ahmad bin Ishak berkata: Aku keluar dengan penuh rasa senang dan hari berikutnya aku kembali datang menemui Imam Hasan Askari, dan aku katakan padanya: Wahai anak cucu Rasulullah! Aku sangat senang atas segala sesuatu yang engkau berikan padaku, maka beritahukanlah padaku cara manakah yang akan dijalani olehnya(Imam Mahdi)? Beliau menjawab: Panjang umur, aku bertanya lagi: Apakah keghaibannya pasti akan berkepanjangan? Beliau menjawab: <span> </span>ya, Aku bersumpah demi Allah, sehingga seorang yang sebelumnya berkeyakinan dengan perkara ini, ia akan kembali perpaling darinya, kecuali orang-orang yangberjanji kepada Allah dengan berpegang teguh kepada wilayahnya dan keimanannya telah tertulis di dalam hatinya dan didukung dengan ruh dariNya. Wahai Ahmad bin Ishak! Perkara ini adalah dari perkara-perkara Tuhan dan rahasia dari rahasia-rahasiaNya, dan keghaibannya adalah dari keghaibanNya, maka ambillah segala sesuatu yang telah engkau pelajari dari kami dan sembunyikanlah dan jadilah engkau dari orang-orang yang bersyukur yang mana engaku akan bertemu dan berkumpul bersama kami di tempat yang tinggi.<a name="_ftnref9" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftn9" title="_ftnref9"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">[9]</span></span></span></span></a> []</span><span style="font-family:Verdana;"> </span></p>
<p><span style="font-family:Verdana;"></span><span style="font-family:Verdana;">(Dinukil dari syarah doa ziarah alu yasin) <span>  </span><span>  </span></span></p>
<hr SIZE="1" width="33%" align="left" /><a name="_ftn1" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref1" title="_ftn1"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Times New Roman';">[1]</span></span></span></span></a><font face="Times New Roman"> <span>Mojam Maqayis Al-Lugah 1/276; Almufradat: 57</span></font><a name="_ftn2" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref2" title="_ftn2"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Times New Roman';">[2]</span></span></span></span></a><font face="Times New Roman"> <span>QS Hud 86</span></font></p>
<p><a name="_ftn3" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref3" title="_ftn3"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Times New Roman';">[3]</span></span></span></span></a><font face="Times New Roman"> <span>Kitab Salom Bar Parcame Afrosyteh: 93</span></font></p>
<p><a name="_ftn4" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref4" title="_ftn4"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Times New Roman';">[4]</span></span></span></span></a><font face="Times New Roman"> <span>Kitab Raudotul Muttaqin: 5/466</span></font></p>
<p><a name="_ftn5" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref5" title="_ftn5"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Times New Roman';">[5]</span></span></span></span></a><font face="Times New Roman"> <span>Alkafi: 1/471-472</span></font></p>
<p><a name="_ftn6" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref6" title="_ftn6"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Times New Roman';">[6]</span></span></span></span></a><font face="Times New Roman"> <span>Alkafi: 1/411-412</span></font></p>
<p><a name="_ftn7" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref7" title="_ftn7"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Times New Roman';">[7]</span></span></span></span></a><font face="Times New Roman"> <span>Uyun Akhbar Arridha as: 1/20</span></font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoFootnoteText"><a name="_ftn8" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref8" title="_ftn8"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Times New Roman';">[8]</span></span></span></span></a><font face="Times New Roman"> Baqiyatullah juga berartikan rahmat, jadi para Imam adalah rahmat Allah yang diletakkan diatas muka bumi bagi hamba-hambanya.</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoFootnoteText"><a name="_ftn9" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref9" title="_ftn9"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Times New Roman';">[9]</span></span></span></span></a><font size="2" face="Times New Roman"> Mikyalul Makarim: 1/199-200, dinukil dari kitab Kamaluddin: 2/384</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/haidaryusuf.wordpress.com/37/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/haidaryusuf.wordpress.com/37/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haidaryusuf.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haidaryusuf.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haidaryusuf.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haidaryusuf.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/haidaryusuf.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/haidaryusuf.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/haidaryusuf.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/haidaryusuf.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haidaryusuf.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haidaryusuf.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haidaryusuf.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haidaryusuf.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haidaryusuf.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haidaryusuf.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haidaryusuf.wordpress.com&amp;blog=979930&amp;post=37&amp;subd=haidaryusuf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/09/17/tafsiran-dari-kalimat-baqiyatullah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40dfc9a7fbff25491b6facdf255cbd3a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haidar or hendar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Obrolan Seputar Pertengahan Sya’ban</title>
		<link>http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/08/28/obrolan-seputar-pertengahan-sya%e2%80%99ban/</link>
		<comments>http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/08/28/obrolan-seputar-pertengahan-sya%e2%80%99ban/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Aug 2007 05:16:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haidaryusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[hadis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/08/28/obrolan-seputar-pertengahan-sya%e2%80%99ban/</guid>
		<description><![CDATA[Syekh Hur Al-Amili ra salah seorang pembesar syiah menukil sebuah hadis, bahwa Imam Shadiq as bersabda: “Pada suatu malam dimana pada malam itu Al-Qaaim (laqab Imam Zaman af) dilahirkan, tidak ada bayi yang dilahirkan pada malam itu kecuali ia akan menjadi seorang mukmin, dan jika dilahirkan di negara kafir, maka Allah SWT  akan memindahkannya menuju [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haidaryusuf.wordpress.com&amp;blog=979930&amp;post=34&amp;subd=haidaryusuf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center" style="text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';"><a href="http://haidaryusuf.files.wordpress.com/2007/08/images4.jpg" title="images4.jpg"><img src="http://haidaryusuf.files.wordpress.com/2007/08/images4.thumbnail.jpg?w=500" alt="images4.jpg" /></a></span></p>
<p align="center" style="text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';"></span></p>
<p><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';">Syekh Hur Al-Amili ra salah seorang pembesar syiah menukil sebuah hadis, bahwa Imam Shadiq as bersabda: </span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><em><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';">“Pada suatu malam dimana pada malam itu Al-Qaaim (laqab Imam Zaman af) dilahirkan, tidak ada bayi yang dilahirkan pada malam itu kecuali ia akan menjadi seorang mukmin, dan jika dilahirkan di negara kafir, maka Allah SWT<span>  </span>akan memindahkannya menuju keimanan dengan berkat Imam Mahdi af.”</span></em><a name="_ftnref1" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftn1" title="_ftnref1"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';">[1]</span></span></span></span></span></a></p>
<p><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';"><span id="more-34"></span></span><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';"> </span><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';">Pada malam pertengahan Sya’ban dianjurkan membaca do’a ziarah Imam Husain as dan ziarah Imam Zaman af, Imam Shadiq as bersabda: <span> </span></span><em><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';">“Malam pertengahan Sya’ban Adalah sebaik-baiknya malam setelah malam Lailatul Qadar, dan mendirikan sholat dua Rakaat pada malam pertengahan Sya’ban setelah mendirikan shalat isya sangat dianjurkan, tata caranya adalah sebagai berikut: Pada rakaat pertama setelah membaca surah Alfatehah, membaca surah</span></em><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';"> <em>Al-kafirun dan pada rakaat kedua setelah membaca surah Alfatehah, membaca surah Al-ihlas.</em></span><em><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';"> </span></em></p>
<p><em><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';"></span></em><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';">Mandi dan menghidupkan malam ini dengan beribadah, memiliki keutamaan yang sangat besar, dan malam ini memiliki kedudukan yang mulia di sisi Allah SWT, karena Imam Zaman telah dilahirkan<span>  </span>pada waktu sahurnya, sehingga menambah keagungan dan kemeriahan malam yang mulia ini. </span></p>
<p><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';">Selain itu dalam beberapa riwayat dikatakan bahwa malam pertengahan Sya’ban ini adalah malam Lailatul Qadar dan malam pembagian rizki dan umur, sebagian riwayat lagi dikatakan bahwa malam pertengahan Sya’ban adalah malam para Imam dan malam Lailatul Qadar adalah malam Rasulullah SAWW. </span><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';"> </span></p>
<p><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';"></span><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';">Di antara keutamaan yang ada pada malam ini adalah bahwa malam ini salah satu malam khusus untuk membaca do’a ziarah Imam Husain as, karena dikatakan bahwa pada malam ini seratus ribu nabi-semoga sholawat serta salam tercurah pada mereka semua- berziarah ke haram Imam Husain as. Dan salah satu sholat sunnah<span>  </span>yang tercantum dalam riwayat dan dianjurkan untuk dilaksanakan pada malam ini adalah sholat dua rakaat yang pada setiap rakaatnya setelah membaca surah Alfatehah, membaca surah Al-ihlas sebanyak seratus kali.</span><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';"> </span></p>
<p><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';"></span><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';">Telah dinukil bahwa Rasulullah saww bersabda:</span><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';"><span>            </span></span></p>
<p><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';"><span></span><em>“Malam pertengahan Sya’ban aku bermimpi malaikat Jibril turun dari langit menghampiriku dan berkata: Wahai Muhammad apakah kamu hendak tidur pada malam seperti ini? Aku katakan padanya: malam ini malam apa? Ia menjawab: Malam ini adalah malam pertengahan Sya’ban, bangunlah dan akupun dibangunkan dan dibawa ke perkuburan Baq’i.</em></span><em><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';">Kemudian Jibril berkata: Angkat kepalamu, karena pada malam-malam ini Allah membuka pintu-pintu rahmatNya di langit untuk hamba-hambaNya. Begitu pula terbuka pintu surga, pintu ampunan, pintu keutamaan, pintu taubat, pintu kenikmatan, pintu kedermawanan dan kebajikan, serta pintu kebaikan. Allah SWT pada malam ini <span> </span>membebaskan para pendosa sebanyak bulu-bulu hewan dan binatang, dan menentukan batas akhir setiap usia, serta membagi rizki dalam satu tahun juga menentukan apa saja yang akan terjadi dalam satu tahun.</span></em><em><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';"> </span></em><em><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';">Wahai Muhammad! Seseorang yang bertakbir, bertasbih, dan bertahlil pada malam ini, memanjatkan do’a, mendirikan sholat dan membaca Al-Quran, taat, patuh dan tunduk serta memohon ampun keharibaan Allah, Ia SWT<span>  </span>akan menempatkan orang tersebut ke surga sebagai rumah dan penginapannya, dan Ia SWT akan mengampuni dosa-doasnya yang telah berlalu<span>  </span>dan di masa mendatang&#8230;</span></em><em><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';"> </span></em><em><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';">Wahai Muhammad! Hidupkanlah malam ini dan perintahkan kepada umatmu untuk menghidupkan malam ini dan bergegaslah mereka dengan amalan ini mendekatkan diri kepada Allah SWT, karena malam ini adalah malam yang sangat mulia.”</span></em><em><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';"> </span></em></p>
<p><em><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';"></span></em><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';">Salah satu amalan pada malam ini juga adalah membaca do’a Kumail dalam keadaan sujud, diriwayatkan dari Kumail(Ibnu Ziyad) bahwa Imam Ali as membaca do’a ini dalam keadaan sujud.[]</span><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';"> </span></p>
<p><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';"></span><span style="font-size:10pt;font-family:'Book Antiqua';">(Dinuklil dari kitab Hadzrate Mahdi Furug va Tobone veloyat, karya Muhammad Muhammadi Isytihardi)<span>  </span><em><span> </span><span>  </span><span> </span><span> </span><span>  </span></em></span><span style="font-size:13pt;font-family:'Book Antiqua';"> </span></p>
<hr SIZE="1" width="33%" align="left" /><a name="_ftn1" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref1" title="_ftn1"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Times New Roman';">[1]</span></span></span></span></a><font face="Times New Roman"> <span>Taudzih Al-Maqasid<span>  </span>Syekh Bahai, Hal, 533</span></font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/haidaryusuf.wordpress.com/34/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/haidaryusuf.wordpress.com/34/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haidaryusuf.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haidaryusuf.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haidaryusuf.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haidaryusuf.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/haidaryusuf.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/haidaryusuf.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/haidaryusuf.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/haidaryusuf.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haidaryusuf.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haidaryusuf.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haidaryusuf.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haidaryusuf.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haidaryusuf.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haidaryusuf.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haidaryusuf.wordpress.com&amp;blog=979930&amp;post=34&amp;subd=haidaryusuf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/08/28/obrolan-seputar-pertengahan-sya%e2%80%99ban/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40dfc9a7fbff25491b6facdf255cbd3a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haidar or hendar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://haidaryusuf.files.wordpress.com/2007/08/images4.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">images4.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kumpulan Syarah Sabda-sabda Sahib Al-Zaman af (2)</title>
		<link>http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/07/01/kumpulan-syarah-sabda-sabda-imam-mahdi-af-2/</link>
		<comments>http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/07/01/kumpulan-syarah-sabda-sabda-imam-mahdi-af-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jul 2007 08:43:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haidaryusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[hadis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/07/01/kumpulan-syarah-sabda-sabda-imam-mahdi-af-2/</guid>
		<description><![CDATA[Mungkinkah Bumi Kosong dari Seorang Imam&#8230;?     ان الارض لا يخلو من حجة اما ظاهرا و اما مغفورا “Sesungguhnya, bumi tidak akan pernah kosong dari seorang Hujjah(Imam), baik ia tampak ataupun tersembunyi”[1]  Syarah:            Sabda ini adalah petikan dari tauqiat (komunikasi tertulis) yang ditulis oleh Imam Zaman af kepada Usman bin Said Al-‘Amri dan putranya Muhammad, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haidaryusuf.wordpress.com&amp;blog=979930&amp;post=25&amp;subd=haidaryusuf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:16pt;font-family:'Book Antiqua';">Mungkinkah Bumi Kosong dari Seorang Imam&#8230;?</span></p>
<p><span style="font-size:16pt;font-family:'Book Antiqua';"></span> <strong><span dir="rtl"><font face="Times New Roman"> <a href="http://haidaryusuf.files.wordpress.com/2007/07/23-3.jpg" title="23-3.jpg"><img src="http://haidaryusuf.files.wordpress.com/2007/07/23-3.thumbnail.jpg?w=500" alt="23-3.jpg" /></a></font></span></strong><strong><span dir="rtl"></span></strong> </p>
<p align="right"><strong><span style="font-size:16pt;"><font face="Times New Roman">ان الارض لا يخلو من حجة اما ظاهرا و اما مغفورا</font></span></strong></p>
<p style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><strong><span></span></strong><strong><span></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span dir="ltr"></span><span style="font-family:'Book Antiqua';"><span dir="ltr"></span>“Sesungguhnya, bumi tidak akan pernah kosong dari seorang Hujjah(Imam), baik ia tampak ataupun tersembunyi”<a name="_ftnref1" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftn1" title="_ftnref1"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;font-family:'Book Antiqua';">[1]</span></span></span></span></a> </span></p>
<p><span style="font-family:'Book Antiqua';"></span><span dir="rtl"><span id="more-25"></span></span><span dir="rtl"><font face="Times New Roman"> </font></span><strong><span style="font-family:'Book Antiqua';">Syarah:</span></strong><strong><span style="font-family:'Book Antiqua';"><span>            </span></span></strong></p>
<p><strong><span style="font-family:'Book Antiqua';"><span></span></span></strong><span style="font-family:'Book Antiqua';">Sabda ini adalah petikan dari <em>tauqiat </em>(komunikasi tertulis) yang ditulis oleh Imam Zaman af kepada Usman bin Said Al-‘Amri dan putranya Muhammad, beliau setelah berpesan banyak tentang beberapa masalah, kemudian beliau mengingatkan pada suatu permasalahan berikut, beliau bersabda: &#8230;dipermukaan bumi, harus selalu ada (seorang)hujjah Allah SWT, dan tidak dapat dibayangkan walau sedetik pun jika tidak ada seorang Imam Yang <em>maksum </em>(Terjaga dari dosa).</span><span style="font-family:'Book Antiqua';"> </span></p>
<p><span style="font-family:'Book Antiqua';"></span><span style="font-family:'Book Antiqua';">Kebutuhan manusia dan makhluk lainnya kepada seorang imam adalah kelanjutan dari kebutuhan mereka kepada seorang rasul. Kebutuhan manusia kepada seorang yang <em>maksum, </em>baik itu seorang rasul ataupun imam, dapat kita teliti dari beberapa sudut pandang dan pendapat yang berbeda. Salah satunya adalah kebutuhan mereka <span> </span>kepada undang-undang Ilahi dan penafsirannya dari seorang yang <em>maksum</em>. Dalam buku-buku teolog, telah dibuktikan melalui dalil-dalil akal bahwa manusia untuk memperbaiki kehidupan dunianya dan sampai pada kebahagiaan abadi di akherat kelak, membutuhkan seorang rasul. </span></p>
<p><span style="font-family:'Book Antiqua';"></span><span style="font-family:'Book Antiqua';">Kebutuhan manusia pada agama dan tafsiran yang benar tentang agama tersebut adalah sesuatu yang abadi. Nabi besar Muhammad SAWW datang dan membawa agama Islam sebagai agama Tuhan yang terakhir, dan seluruh hukum-hukumnya telah diterangkan secara sempurna. Dan setelah beliau wafat, dengan dalil-dalil akal harus ada seseorang yang dipilih dari seluruh manusia yang memiliki kemampuan seperti Nabi dalam bidang ilmu dan <em>Ismah </em>(keterjagaan dari dosa), dan mereka adalah tidak lain para imam yang terpilih.</span><span style="font-family:'Book Antiqua';"> </span></p>
<p><span style="font-family:'Book Antiqua';"></span><span style="font-family:'Book Antiqua';">Dikarenakan lemahnya masyarakat dalam menerima kebenaran, Imam Zaman af juga mengingatkan pada satu ponit penting, bahwa tidak semua dari para imam harus memimpin suatu pemerintahan atau selalu hadir dan berada di tengah-tengah masyarakat, sebagaimana juga para nabi dan para <em>washi­</em> terdahulu yang tidak semuanya juga mencapai pada sebuah pemerintahan dan sebagian dari mereka juga tidak hadir dalam beberapa waktu di tengah-tengah masyarakat. [ ]</span></p>
<hr SIZE="1" width="33%" align="left" /><a name="_ftn1" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref1" title="_ftn1"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Times New Roman';">[1]</span></span></span></span></a><font face="Times New Roman"> <span>Kamaluddin jilid 2, hal 511, Biharul Anwar jilid 53 hal. 191 catatan ke 19</span></font><a href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/post-new.php"></a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/haidaryusuf.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/haidaryusuf.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haidaryusuf.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haidaryusuf.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haidaryusuf.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haidaryusuf.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/haidaryusuf.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/haidaryusuf.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/haidaryusuf.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/haidaryusuf.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haidaryusuf.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haidaryusuf.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haidaryusuf.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haidaryusuf.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haidaryusuf.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haidaryusuf.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haidaryusuf.wordpress.com&amp;blog=979930&amp;post=25&amp;subd=haidaryusuf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/07/01/kumpulan-syarah-sabda-sabda-imam-mahdi-af-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40dfc9a7fbff25491b6facdf255cbd3a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haidar or hendar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://haidaryusuf.files.wordpress.com/2007/07/23-3.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">23-3.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kumpulan Syarah Sabda-sabda Sahib Al-Zaman af (1)</title>
		<link>http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/06/26/kumpulan-syarah-sabda-sabda-imam-mahdi-af-1/</link>
		<comments>http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/06/26/kumpulan-syarah-sabda-sabda-imam-mahdi-af-1/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jun 2007 07:24:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haidaryusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[hadis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/06/26/kumpulan-syarah-sabda-sabda-imam-mahdi-af-1/</guid>
		<description><![CDATA[Sayyidah Zahra sa Adalah Tauladan Imam Mahdi af  {وفي ابنة رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم لي اسوة حسنة}  “Dan pada putri Rasulullah (Fathimah Az-Zahra sa) terdapat tauladan yang baik untukku.” [1]  Syarah :             Syekh Thusi dalam kitab Al-Ghaibahnya, mencantumkan sebuah cerita pertengkaran Ibnu Ghanim Qazwaini dengan sekelompok jamaah dari kalangan syiah tentang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haidaryusuf.wordpress.com&amp;blog=979930&amp;post=20&amp;subd=haidaryusuf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="font-family:'Book Antiqua';"><a href="http://haidaryusuf.files.wordpress.com/2007/06/images1.jpg" title="images1.jpg"><img src="http://haidaryusuf.files.wordpress.com/2007/06/images1.thumbnail.jpg?w=500" alt="images1.jpg" /></a>Sayyidah Zahra sa Adalah Tauladan Imam Mahdi af</span></strong><span><font face="Times New Roman"> </font></span></p>
<p align="center"><span></span><span style="font-size:14pt;"><font face="Times New Roman">{وفي ابنة رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم لي اسوة حسنة}</font></span><em><span style="font-family:'Book Antiqua';"> </span></em></p>
<p><em><span style="font-family:'Book Antiqua';"></span></em><em><span style="font-family:'Book Antiqua';">“Dan pada putri Rasulullah (Fathimah Az-Zahra sa) terdapat tauladan yang baik untukku.”</span></em><span style="font-family:'Book Antiqua';"> <a name="_ftnref1" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftn1" title="_ftnref1"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;font-family:'Book Antiqua';">[1]</span></span></span></span></a></span><span style="font-family:'Book Antiqua';"> </span></p>
<p><span style="font-family:'Book Antiqua';"></span><strong><span style="font-family:'Book Antiqua';">Syarah :</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:'Book Antiqua';"><span>            </span></span></strong><span style="font-family:'Book Antiqua';">Syekh Thusi dalam kitab Al-Ghaibahnya, mencantumkan sebuah cerita pertengkaran Ibnu Ghanim Qazwaini dengan sekelompok jamaah dari kalangan syiah tentang perkara pengganti Imam Askari as. Ibnu Ghanim tidak meyakini adanya seorang pengganti untuk Imam Hasan Askari as. Kemudian sebagian dari pengikut syiah menulis surat untuk Imam Mahdi af yang di dalam surat itu dituliskan tentang pertikaian yang terjadi antara Ibnu Ghanim dengan sekelompok jamaah syiah.</span></p>
<p><span style="font-family:'Book Antiqua';"><span id="more-20"></span></span><span style="font-family:'Book Antiqua';"><span>            </span>Imam Mahdi af dalam jawaban surat tersebut yang ditulis sendiri dengan tulisan tangan beliau, setelah mendo’akan untuk keselamatan para pengikut syiah dari kesesatan dan fitnah, serta memohon kepada Allah untuk ditetapkannya keyakinan dan akhir dari akibat yang baik untuk mereka, juga mengingatkan akan beberapa hal, beliau bersabda: </span></p>
<p align="center"><span style="font-family:'Book Antiqua';"></span><span style="font-family:'Book Antiqua';">“Fathimah Zahra, putri rasulullah saww dalam masalah ini, adalah tauladan yang baik untukku”</span><span style="font-family:'Book Antiqua';"> </span></p>
<p><span style="font-family:'Book Antiqua';"></span><span style="font-family:'Book Antiqua';">        Adapun perkataan apa dan prilaku mana dari Az-Zahra yang dijadikan PR atau suri tauladan bagi Imam Mahdi af, ada beberapa kemungkinan yang dapat dijelaskan. Berikut dibawah ini kami bawakan tiga kemungkinan tersebut:</span><span style="font-family:'Book Antiqua';"> </span></p>
<p><span style="font-family:'Book Antiqua';"></span><span style="font-family:'Book Antiqua';">1. Sayyidah Zahra sa sampai akhir hayat beliau, sama sekali tidak berbai’at kepada hakim yang lalim. Dan Imam Mahdi pun demikian, sama sekali tidak berbai’at kepada sultan yang lalim.</span><span style="font-family:'Book Antiqua';"> </span></p>
<p><span style="font-family:'Book Antiqua';"></span><span style="font-family:'Book Antiqua';">2. Perkara dikeluarkannya surat ini adalah dikarenakan adanya sebagian pengikut dari kalangan syiah yang tidak meyakini akan keimamahan beliau. <span> </span></span></p>
<p><span style="font-family:'Book Antiqua';"><span></span>        Imam Mahdi af bersabda:</span><em><span style="font-family:'Book Antiqua';">“Jika aku mampu dan mendapat izin dariNya, akan aku jelaskan sejelas-jelasnya kebenaran atas kalian, sehingga tidak akan ada lagi keraguan yang menyelimuti</span></em><span style="font-family:'Book Antiqua';"> <em>kalian; namun suri tauladanku adalah Fathimah Az-Zahra sa. Walaupun beliau tahu akan kebenaran pemerintahan Ali yang diambil secara paksa, namun beliau tidak pernah berkehendak mengembalikan kekhalifahan Ali as dengan menggunakan cara yang tidak wajar. Dan aku<span>  </span>juga mengikuti prilaku beliau, dan untuk meneguhkan dan merealisasikan kebenaran hakku pada masa priode ini, aku tidak akan menelusurinya dengan jalan atau cara yang tidak wajar.</em></span><em><span style="font-family:'Book Antiqua';"> </span></em></p>
<p><em><span style="font-family:'Book Antiqua';"></span></em><span style="font-family:'Book Antiqua';"><span>3.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">      </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-family:'Book Antiqua';">Imam Mahdi dalam menjawab surat itu, beliau bersabda: <em>“Jika tidak dikarenakan kecintaan dan kerinduan yang meluap dari kami untuk menghidayahi dan membawa kalian pada kebenaran dan kebahagiaan abadi, disebabkan kezaliman-kezaliman yang kami lihat, maka sesungguhnya kami telah memalingkan muka kami dari kalian.”</em></span></span><em><span style="font-family:'Book Antiqua';"> </span></em></p>
<p><em><span style="font-family:'Book Antiqua';">         </span></em><span style="font-family:'Book Antiqua';">Imam Mahdi af, dengan menunjuk pada pribadi Az-Zahra sa, sebenarnya ingin menyatakan bahwa sebagaimana diperbolehkannya<em> </em>gangguan dan penganiayaan <span> </span>para musuh Allah terhadap Az-Zahra sa <span> </span>dan sikap diam yang dipilih oleh kaum muslimin, kedua hal itu tidak menjadikan beliau berhenti untuk mengangkat tangannya berdo’a untuk kaum muslimin, bahkan beliau dalam setiap do’anya mendahulukan orang lain, dan akupun kezaliman dan pengingkaran yang dilakukan oleh sebagian muslimin akan aku tahan dan aku tidak akan pernah menutup mataku dengan kasih sayang, memberi petunjuk dan berdo’a untuk kalian semua.[ ]</span><span style="font-family:'Book Antiqua';"> </span></p>
<p><span style="font-family:'Book Antiqua';"></span><span style="font-family:'Book Antiqua';">(Dinukil dari kitab, Syarah 40 Hadits Imam Mahdi af, Ali Asgar Ridwani)</span></p>
<hr SIZE="1" width="33%" align="left" /><a name="_ftn1" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref1" title="_ftn1"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Times New Roman';">[1]</span></span></span></span></a><font face="Times New Roman"> <span>Al-Ghaibah, karya Syekh Thusi, Hal. 286, Al-Ihtijaj, Jilid 2, Hal. 289, Bihar Al-Anwar, Jilid 53, Hal. 180 </span></font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/haidaryusuf.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/haidaryusuf.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haidaryusuf.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haidaryusuf.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haidaryusuf.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haidaryusuf.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/haidaryusuf.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/haidaryusuf.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/haidaryusuf.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/haidaryusuf.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haidaryusuf.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haidaryusuf.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haidaryusuf.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haidaryusuf.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haidaryusuf.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haidaryusuf.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haidaryusuf.wordpress.com&amp;blog=979930&amp;post=20&amp;subd=haidaryusuf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/06/26/kumpulan-syarah-sabda-sabda-imam-mahdi-af-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40dfc9a7fbff25491b6facdf255cbd3a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haidar or hendar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://haidaryusuf.files.wordpress.com/2007/06/images1.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">images1.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berita Tentang Sahib Al-Zaman dari Lisan Sang Nabi SAW (3)</title>
		<link>http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/06/24/berita-tentang-sahib-al-zaman-dari-lisan-sang-nabi-saw-3/</link>
		<comments>http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/06/24/berita-tentang-sahib-al-zaman-dari-lisan-sang-nabi-saw-3/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jun 2007 08:50:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haidaryusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[hadis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/06/24/berita-tentang-sahib-al-zaman-dari-lisan-sang-nabi-saw-3/</guid>
		<description><![CDATA[ Dinukil dari Imam Shadiq as melalui silsilah sanad yang bersambung, beliau bersabda: bersabda Rasulullah SAWW: Sesungguhnya Allah SWT telah memilih para nabi dari manusia, dan telah memilih para rasul dari para nabi dan telah memilihku dari para rasul dan telah memilih Ali dariku dan telah memilih Al-Hasan dan Al-Husain dari Ali dan telah memilih para [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haidaryusuf.wordpress.com&amp;blog=979930&amp;post=17&amp;subd=haidaryusuf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family:Verdana;"><a href="http://haidaryusuf.files.wordpress.com/2007/06/kubah.jpg" title="kubah.jpg"><img src="http://haidaryusuf.files.wordpress.com/2007/06/kubah.thumbnail.jpg?w=500" alt="kubah.jpg" /></a> Dinukil dari Imam Shadiq as melalui silsilah sanad yang bersambung, beliau bersabda: bersabda Rasulullah SAWW: Sesungguhnya Allah SWT telah memilih para nabi dari manusia, dan telah memilih para rasul dari para nabi dan telah memilihku dari para rasul dan telah memilih Ali dariku dan telah memilih Al-Hasan dan Al-Husain dari Ali dan telah memilih para <em>washi</em> (orang-orang yang telah diwasiatkan) dari Al-Husain dan yang ke sembilan dari para <em>washi </em>adalah zahir dan bathin mereka.<a name="_ftnref1" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftn1" title="_ftnref1"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">[1]</span></span></span></span></a> </span></p>
<p><span style="font-family:Verdana;"></span><span style="font-family:Verdana;">Kejelasan berita ini adalah anak keturunan Al-Husain yang ke sembilan sebagai <em>washi </em>Rasulullah SAWW</span></p>
<hr SIZE="1" width="33%" align="left" /><a name="_ftn1" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref1" title="_ftn1"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Times New Roman';">[1]</span></span></span></span></a><font size="2"><font face="Times New Roman"> <span>Kitab Alghaibah, karya Syekh Thusi hal. 142,<span>   </span></span></font></font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/haidaryusuf.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/haidaryusuf.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haidaryusuf.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haidaryusuf.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haidaryusuf.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haidaryusuf.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/haidaryusuf.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/haidaryusuf.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/haidaryusuf.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/haidaryusuf.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haidaryusuf.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haidaryusuf.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haidaryusuf.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haidaryusuf.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haidaryusuf.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haidaryusuf.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haidaryusuf.wordpress.com&amp;blog=979930&amp;post=17&amp;subd=haidaryusuf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/06/24/berita-tentang-sahib-al-zaman-dari-lisan-sang-nabi-saw-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40dfc9a7fbff25491b6facdf255cbd3a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haidar or hendar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://haidaryusuf.files.wordpress.com/2007/06/kubah.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kubah.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berita Tentang Sahib Al-Zaman dari Lisan Sang Nabi SAW (2)</title>
		<link>http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/06/20/berita-tentang-sahib-al-zaman-dari-lisan-sang-nabi-saw-2/</link>
		<comments>http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/06/20/berita-tentang-sahib-al-zaman-dari-lisan-sang-nabi-saw-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jun 2007 06:09:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haidaryusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[hadis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/06/20/berita-tentang-sahib-al-zaman-dari-lisan-sang-nabi-saw-2/</guid>
		<description><![CDATA[     Dinukil dari Imam Shadiq as dari ayah-ayahnya, dari Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib As, beliau bersabda: “Rasulullah SAWW bersabda: Ketika aku dimi’rajkan (dinaikkan) ke langit, Allah jalla jalaluh mewahyukan kepadaku Ia berfirman: Sesungguhnya aku telah memilihmu maka aku jadikan engkau seorang nabi, dan engkau telah memilih Ali maka aku jadi ia seorang washi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haidaryusuf.wordpress.com&amp;blog=979930&amp;post=15&amp;subd=haidaryusuf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-family:Batang;">     Dinukil dari Imam Shadiq as dari ayah-ayahnya, dari Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib As, beliau bersabda: “Rasulullah SAWW bersabda: Ketika aku dimi’rajkan (dinaikkan) ke langit, Allah <em>jalla jalaluh</em> mewahyukan kepadaku Ia berfirman: Sesungguhnya aku telah memilihmu maka aku jadikan engkau seorang nabi, dan engkau telah memilih Ali maka aku jadi ia seorang <em>washi</em> (yang diwasiatkan menjadi pengganti nabi) sehingga nabi bersabda:&#8230;</span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-family:Batang;"><span id="more-15"></span></span></p>
<p><span style="font-family:Batang;">Kemudian seketika aku didekatkan dengan cahaya yang bersinar dari Ali, Fathimah, Al-Hasan Dan Al-Husain, -serta anak keturunan Al-Husain yaitu- Ali bin Al-Husain, Muhammad bin Ali, Ja’far bin Muhammad, Musa bin Ja’far, Ali bin Musa, Muhammad bin Ali, Ali bin Muhammad, dan Hasan bin Ali, serta Muhammad bin Hasan Al-Qaaim (sebagai penegak kebenaran) di tengah-tengah mereka, ia seakan-akan planet yang bersinar terang, aku katakan: Ya Rabb, wahai Tuhanku, siapakah mereka itu? Allah berfirman: Para Imam dan yang ini adalah Al-Qaaim yang akan menghalalkan semua yang aku halalkan dan mengharamkan semua yang aku haramkan dan melaluinya aku akan membalaskan dendamku terhadap musuh-musuhku, dialah yang akan memberikan kenyamanan pada para waliku, dan dialah yang akan menyembuhkan hati-hati syiahmu dari orang-orang yang zalim, para pembangkang dan orang-orang kafir. <a name="_ftnref1" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftn1" title="_ftnref1"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;font-family:Batang;">[1]</span></span></span></span></a><span>  </span><span> </span></span><span style="font-family:Batang;"> </span></p>
<p><span style="font-family:Batang;">     </span><span style="font-family:Batang;">Kejelasan berita ini adalah bahwa imam yang ke duabelas, Muhammad bin Hasan Al-Askari, sebagai penegak kebenaran (Al-Qaaim) yang dijanjikan, yang akan menghalalkan dan mengharamkan apa yang dihalalkan<span>  </span>dan diharamkan Tuhan yang pada masa itu ditinggalkan oleh masyarakat, dan Al-Qaaim akan membalaskan dendam kepada musuh-musuh Allah dan sebagai faktor kepuasan bagi para pecintaNya yang semasa hidup, mereka dalam keadaan terhimpit dan terkekang oleh para penguasa waktu itu, dan dengan kemunculan beliau dada-dada akan mereka terasa lapang dan lega, dan hati setiap pengikut syiahnya akan dapat terhibur melalui pembalasan dendam yang akan dilakukannya terhadap orang-orang yang zalim. <span> </span></span></p>
<hr SIZE="1" width="33%" align="left" /><a name="_ftn1" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref1" title="_ftn1"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Times New Roman';">[1]</span></span></span></span></a><font size="2"><font face="Times New Roman">. <span>Kamaluddin, jilid 1,<span>  </span>hal. 252.</span></font></font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/haidaryusuf.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/haidaryusuf.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haidaryusuf.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haidaryusuf.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haidaryusuf.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haidaryusuf.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/haidaryusuf.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/haidaryusuf.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/haidaryusuf.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/haidaryusuf.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haidaryusuf.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haidaryusuf.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haidaryusuf.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haidaryusuf.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haidaryusuf.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haidaryusuf.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haidaryusuf.wordpress.com&amp;blog=979930&amp;post=15&amp;subd=haidaryusuf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/06/20/berita-tentang-sahib-al-zaman-dari-lisan-sang-nabi-saw-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40dfc9a7fbff25491b6facdf255cbd3a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haidar or hendar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sahib Al-Zaman Harapan Umat Manusia</title>
		<link>http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/06/18/sahib-al-zaman-harapan-umat-manusia/</link>
		<comments>http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/06/18/sahib-al-zaman-harapan-umat-manusia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Jun 2007 09:37:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haidaryusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kajian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/06/18/sahib-al-zaman-harapan-umat-manusia/</guid>
		<description><![CDATA[   Memberikan petunjuk dan hidayah bagi masyarakat dari kesesatan menuju jalan kebenaran yang diridoi oleh Allah swt adalah merupakan sebuah sejarah umat manusia yang sejak dulu ada dan tidak akan pernah berhenti, dan dengan adanya manusia, Allah swt telah mengirim para nabi guna menunjukkan jalan lurus kepada mereka, dan demi mengemban misi ini Allah telah medatangkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haidaryusuf.wordpress.com&amp;blog=979930&amp;post=11&amp;subd=haidaryusuf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-family:Batang;"><a href="http://haidaryusuf.files.wordpress.com/2007/06/mehdi.jpg" title="mehdi.jpg"><img src="http://haidaryusuf.files.wordpress.com/2007/06/mehdi.thumbnail.jpg?w=500" alt="mehdi.jpg" /></a>   Memberikan petunjuk dan hidayah bagi masyarakat dari kesesatan menuju jalan kebenaran yang diridoi oleh Allah swt adalah merupakan sebuah sejarah umat manusia yang sejak dulu ada dan tidak akan pernah berhenti, dan dengan adanya manusia, Allah swt telah mengirim para nabi guna menunjukkan jalan lurus kepada mereka, dan demi mengemban misi ini Allah telah medatangkan mereka dalam jumlah yang besar hingga mencapai 124.000 nabi, yang diawali oleh nabi Adam dan diakhiri oleh nabi besar Muhammad SAWW.</span></p>
<p><span style="font-family:Batang;"><span id="more-11"></span></span><span style="font-family:Batang;"><span>          </span>Para nabi yang mulya walaupun dengan segala jerih payah, daya dan upaya, umur mereka habis demi menjalankan tugas misi Allah, yaitu memberikan jalan petunjuk kepada umat manusia, namun tidak ada satupun dari mereka yang berhasil sampai menegakkan pemerintahan secara global dan universal, mereka hanya berhasil membentuk sebuah pemerintahan pada waktu dan batas-batas tertentu. Dan tentunya sebuah perbaikan global yang diharapkan adalah terbentuknya sebuah pemerintahan yang sifatnya mendunia dan bukan pada batasan-batasan daerah tertentu saja. </span></p>
<p><span style="font-family:Batang;">          Dengan demikian harapan seluruh umat manusia adalah adanya seorang pribadi yang meneruskan misi para nabi dan mewujudkannya dengan cara mempersiapkan diri dan lahan untuk terciptanya sebuah pemerintahan global yang dipimpin oleh Sahib Al-Zaman af, sehingga seluruh nabi dan orang-orang yang tertindas mencapai harapan dan keinginannya dengan terbentuknya pemerintahan yang penuh dengan kebahagiaan dan keceriaan “<em>baldatun thoyibatun wa rabbun ghofuur</em>”. </span></p>
<p align="left"><span style="font-family:Batang;"></span><span style="font-family:Batang;">         Harapan semacam ini selalu ada dan akan berlanjut, nabi besar Muhammad SAWW danpara imam tiada satupun dari mereka yang dapat sampai membentuk sebuah pemerintahan yang mereka inginkan, sehingga mereka selalu berulang-kali bersabda: </span><span style="font-family:Batang;"> </span></p>
<p align="center"><span style="font-family:Batang;"></span><em><span style="font-family:Batang;">“Seandainya dunia ini hanya tinggal satu hari saja, maka Allah akan memanjangkan hari itu, sehingga ditegakkan pemerintahan Sahib Al-Zaman”.</span></em><span style="font-family:Batang;"> <a name="_ftnref1" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftn1" title="_ftnref1"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;font-family:Batang;">[1]</span></span></span></span></a></span><span style="font-family:Batang;"> </span></p>
<p align="left"><span style="font-family:Batang;"></span><span style="font-family:Batang;">         Dan dialah Al-Mahdi yang dijanjikan yang akan menutup perkara penting ini dengan<span>  </span>tindakan dan juga sebagaimana ungkapan yang telah disampaikan oleh pemimpin besar revolusi slam Iran, Imam Khomaini<span>  </span>(rahmatullahi alaih) tentang beliau af, : </span><span style="font-family:Batang;"><span>          </span>“Saya tidak dapat menaruh kata pemimpin untuk beliau (Al-Qaaim), namun<span>  </span>ada sesuatu yang lebih besar dari hal itu, tidak dapat saya ucapkan sebagai orang yang pertama karena tidak ada yang kedua. Kita tidak akan pernah bisa memberikan ungkapan untuk beliau selain “Al-Mahdi yang dijanjikan”, dialah sosok pribadi yang disimpan sebagai cadangan oleh Allah SWT untuk manusia”<a name="_ftnref2" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftn2" title="_ftnref2"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;font-family:Batang;">[2]</span></span></span></span></a> </span></p>
<p align="left"><span style="font-family:Batang;"></span><span style="font-family:Batang;">(dan sebagai pamungkas untuk para imam dan yang akan membalas tetesan-tetasan darah Al-Husain yang ditumpahkan di padang Karbala, Pent.)</span><span style="font-family:Batang;"> </span></p>
<p align="left"><span style="font-family:Batang;"></span><span style="font-family:Batang;">         Kalimat<span>  </span>“Baqiyatullah” adalah salah satu laqab terkenal yang dimiliki oleh<span>  </span>Imam Zaman, yang menjelaskan<span>  </span>bahwa Allah SWT menyimpan beliau sebagai cadangan, sehingga beliau dapat merealisasikan cita-cita dan harapan semua orang tertindas, para nabi dan para pendukung tauhid dan kebenaran dari seluruh penjuru dunia. </span><span style="font-family:Batang;"> </span><span style="font-family:Batang;">Sekarang perhatikanlah beberapa riwayat di bawah ini:</span></p>
<p align="left"><span style="font-family:Batang;"></span><span style="font-family:Batang;">* <span>       </span>Salah seorang penolong Imam Shadiq as berkata: “Ketika aku mendapat taufiq berkunjung menemui Imam Shadiq as, aku bertanya<span>  </span>kepada beliau: Apakah engkau sahib kami? Kemudian beliau menjawab: Apakah aku adalah sahib kalian? Kemudian beliau memegang dan menarik lenganku, seraya bersabda: Aku sudah mulai beranjak tua, adapun sahib kalian adalah seorang yang masih muda”.<a name="_ftnref3" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftn3" title="_ftnref3"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;font-family:Batang;">[3]</span></span></span></span></a></span><span style="font-family:Batang;"> </span></p>
<p align="left"><span style="font-family:Batang;"></span><span style="font-family:Batang;">          Dijelaskan bahwa ungkapan “sahib” hanya digunakan untuk hal-hal yang berkaitan dengan Imam Zaman, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan pemerintahan global beliau yang dijanjikan akan memenuhi dunia ini dari segala arah dan penjuru, dan seluruh umat muslim sedunia harus berusaha untuk mendapatkannya dan menunggu kemunculannya. <span> </span><span> </span></span><span style="font-family:Batang;"> </span></p>
<p align="left"><span style="font-family:Batang;"></span><span style="font-family:Batang;">*<span>        </span>De’bel adalah seorang penyair yang hidup pada zaman Imam Ridho as, mendapat taufiq bertemu dengan beliau dan mendapat kesempatan untuk menguraikan bait-bait syairnya yang penuh arti dalam memuji dan menjunjung tinggi keluarga Nabi SAW yang suci dan disucikan. Di akhir uraian bait-bait syairnya Imam Ridho as bersabda: Tambahkan juga dua bait syair ini dalam bait-bait syairmu! Yang salah satu baitnya adalah:</span></p>
<p align="center"><span style="font-family:Batang;"></span><span style="font-family:Batang;"> </span><span style="font-size:14pt;"><font face="Times New Roman">الى الحشر حتى يبعث الله قائما<span>  </span>*<span>  </span>يفرج عنا اليهم والكربات</font></span><span style="font-size:14pt;font-family:Batang;"> </span></p>
<p align="center"><span style="font-size:14pt;font-family:Batang;"></span><em><span style="font-family:Batang;">“Musibah dan petaka ini, dan segala kesulitan yang menimpa akan terus berlanjut sampai Allah SWT membangkitkan Al-Qaaim (penegak kebenaran), sehingga ia akan menepis segala kesulitan dan musibah itu dan menggantinya dengan kebahagiaan dan memberikan kami kesenangan dan kegembiraan</span></em><span style="font-family:Batang;">”. <a name="_ftnref4" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftn4" title="_ftnref4"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;font-family:Batang;">[4]</span></span></span></span></a></span><span style="font-family:Batang;"> </span></p>
<p align="left"><span style="font-family:Batang;"></span><span style="font-family:Batang;">*<span>        </span>Imam Shadiq kepada salah satu penolongnya bersabda: </span><span style="font-family:Batang;">“Tafsiran dari ayat       { </span><font face="Times New Roman"><span style="font-size:14pt;" dir="rtl">فاصبر على ما يقولون</span><span dir="ltr"></span></font><span style="font-family:Batang;"><span dir="ltr"></span> <span> </span></span><span style="font-family:Batang;">} <span> </span><em>beristiqomahlah dengan apa yang diucapkan oleh para<span>  </span>penentang</em>,<a name="_ftnref5" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftn5" title="_ftnref5"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;font-family:Batang;">[5]</span></span></span></span></a> adalah: wahai Muhammad hadapilah para penentang, karena aku akan membalaskan dendammu dengan seseorang dari keturunanmu yang dia akan aku berikan kekuatan untuk menguasai darah orang-orang yang zalim. </span></p>
<p align="left"><span style="font-family:Batang;"></span><span style="font-family:Batang;"><span>          </span>Dengan memperhatikan sebagian dari ucapan-ucapan para imam dan para ulama, dapat kita simpulkan bahwa Imam Al-Qaaim adalah harapan sepanjang sejarah dan seluruh dunia. Namun yang pasti harus diperhatikan adalah seluruh manusia tidak akan sampai pada harapan yang sangat besar ini, kecuali dengan berusaha dan berjerih payah, berjihad, penuh kesabaran dan kesadaran, bertempur dan menegakkan <em>amar makruf</em> dan <em>nahi anil mungkar</em>, sebagaimana berkali-kali disarankan oleh para imam.[]</span><span style="font-family:Batang;"> </span></p>
<hr SIZE="1" width="33%" align="left" />
<p style="margin:0;" class="MsoFootnoteText"><a name="_ftn1" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref1" title="_ftn1"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Times New Roman';">[1]</span></span></span></span></a><font size="2"></font><font face="Times New Roman"> <span>Itsbatul Huda, jilid 7, hal. 51, pemerintahan yang diinginkan seluruh Nabi.</span></font></p>
<p><a name="_ftn2" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref2" title="_ftn2"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Times New Roman';">[2]</span></span></span></span></a><font size="2"></font><font face="Times New Roman"> <span>Ucapan-ucapan Imam Khomaini pada pertengahan bulan Sya’ban, 1360 HS, di Husainiyah Jamaran</span></font></p>
<p><a name="_ftn3" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref3" title="_ftn3"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Times New Roman';">[3]</span></span></span></span></a><font size="2"></font><font face="Times New Roman"> <span>Biharul Anwar, jilid 52, hal. 280.</span></font></p>
<p><a name="_ftn4" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref4" title="_ftn4"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Times New Roman';">[4]</span></span></span></span></a><font size="2"></font><font face="Times New Roman"> <span>Safinatul Bihar, jilid 2, hal. 448. dan Uyun Al-Akhbar(Akhbar Ar-Ridho) jilid 2, hal. 263</span></font></p>
<p><a name="_ftn5" href="http://haidaryusuf.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref5" title="_ftn5"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Times New Roman';">[5]</span></span></span></span></a><font size="2"></font><font face="Times New Roman"> QS. <span>Thaha 13</span></font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/haidaryusuf.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/haidaryusuf.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haidaryusuf.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haidaryusuf.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haidaryusuf.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haidaryusuf.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/haidaryusuf.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/haidaryusuf.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/haidaryusuf.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/haidaryusuf.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haidaryusuf.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haidaryusuf.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haidaryusuf.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haidaryusuf.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haidaryusuf.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haidaryusuf.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haidaryusuf.wordpress.com&amp;blog=979930&amp;post=11&amp;subd=haidaryusuf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haidaryusuf.wordpress.com/2007/06/18/sahib-al-zaman-harapan-umat-manusia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40dfc9a7fbff25491b6facdf255cbd3a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haidar or hendar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://haidaryusuf.files.wordpress.com/2007/06/mehdi.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">mehdi.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
